Rabu, 27 Agustus 2014

Terimakasih atas supportnya

"Aku kagum akan keberanianmu dan kegigihanmu untuk menegakkan Pancasila sebagai Idiologi Bangsa Indonesia dan itu merupakan harga mati yang tidak bisa di negosiasikan oleh siapapun di negara ini termasuk ormas-ormas yang anti Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, Semoga Tuhan selalu menyertai perjalanan dan perjuanganmu. Tahu kah kamu? kamu itu sangat luar biasa, apakah kamu  tahu, orang-orang yang seumuranmu masih suka untuk ke Mall, Salon, dll akan tetapi kamu memilih jalan yang sangat berbeda dan luar biasa, turun ke jalan untuk demo,berpanas-panasan, kulit putihmu yang mulus itu pun terbakar teriknya matahari kamu tidak perdulikan itu dan memperjuangan hak-hak mu sebagai warga negara serta sebagai Dayak keturunan asli Kalimantan (Borneo) demi sebuah pendirian yang kamu yakini itu, kamu luar biasa Erika Siluq, kami bangga, lanjutkan terus perjuanganmu, Tuhan akan senantiasa memberikan perlindungan dan kesehatan buat kamu dan komunitasmu, Amen"

                                                                         27 Agustus 2014
                       


Kami tidak perlu pengakuan dan pujian, akan tetapi kami melakukan hal ini karena kami cinta tanah kelahiran kami dan hidup kami untuk Dayak
















Senin, 25 Agustus 2014

Cintaku terhadap Dayak

love dayak, love community
Kegiatanku dalam sebuah cinta dan kasih untuk Dayak

Arti Sebuah Pengabdian dan Dedikasi

Saya amat sangat mencintai dunia ilmu pengetahuan khususnya hukum adat yang dari sejak awal merupakan konsentrasi bidang yang saya tekuni dan akan menjadi jala hidup saya, selain sebagai seorang Notaris di Samarinda akan tetapi pemberitaan dan pengetahuan tentang adat khususnya tanah leluhur saya Dayak tidak akan pernah saya tinggalkan dan akan saya pertahankan sampai kapanpun tujuanya untuk memperoleh hak-hak-nya sebagai orang Daya yang merupakan masyarakat asli Kalimantan. Hidup menjadi seorang pendidik, aktivis serta notaris merupakan jalan hidupyang harus saya jalanin dan hadapi untuk tetap akan selalu cinta tanah kelahiran saya dan akan selalu saya pertahankan hingga sampai kapanpun.

Melalui blog resmi ini saya akan selalu berinteraksi dengan sahabat-sahabat dan saudara-saudara yang selalu peduli dan cinta terhadap Dayak, dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan kehadapan para pembaca Blog resmi saya, dimana saya mempunyai rencana akan menuliskan sebuah buku tentang hukum adat dan Dayak khususnya yang ada di Kalimantan Timur, saya mohon doanya dari semuanya untuk dapat merealisasikan rencana saya ini.

Terimakasih

Salam hangat,
Erika Siluq

Minggu, 17 Agustus 2014

Agenda Pergerakan Dukungan Percepatan Pengesahan Raperda Adat Kaltim

Pelaksanaan pada :

Hari : Senin
Tanggal : 18 Agustus 2014
Tempat : Gedung DPRD Kalltim
Pukul : 10.00 Wita
Agenda : Hearing Terkait dengan Progress Raperda Adat Kaltim

Mohon doa restunya.


Samarinda, 17 Agustus 2014

ttd

Erika Siluq

Sabtu, 16 Agustus 2014

Ketika saya mengikuti Hearing Perda ADAT Kaltim di DPRD Kaltim

Saya saat mengikuti hearing Perda Adat Kaltim
di DPRD Kaltim

Suasana ruangan Hearing Perda Adat

Suasana kegiatan hearing Perda Adat Kaltim

Kecintaan saya terhadap Dayak

Saya berada di dalam warisan Dayak keluarga

Saya pada saat mengikuti proses adat Dayak

Aktivitas dan rutinitas saya selain sebagai aktivis hukum adat dan dayak, saya juga Notaris di Samarinda

Saya di ruangan kerja
di Samarinda

Saya selalu siap dan bertanggungjawab
bertugas sebagai Notaris

Kegiatan Saya bersama rekan-rekan kuliah Program Doktoral FH UGM Yogyakarta

Saya di Perpus FH UGM

Suasana belajar di Perpus FH UGM

Suasana Kampus FH UGM


Saya pada saat kuliah umum S3 FH UGM


Saya bersama rekan-rekan S3 FH UGM

Jumat, 15 Agustus 2014

Bahan Presentasi Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Dr. Denny Indrayana dalam Focus Group Discussion "Memberikan Ruang Bagi Masyarakat Adat di Provinsi Kaltim"



Saya akan share Bahan Presentasi Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Dr. Denny Indrayana dalam Focus Group Discussion "Memberikan Ruang Bagi Masyarakat Adat di Provinsi Kaltim" yang dilaksanakan di Samarinda pada tanggal 14 Agustus 2014. Silahkan dibaca dan pikirkan apa yang telah ada dalam presentasi ini dan saya tunggu masukan dan saran dalam blog ini, Terimakasih.

Bahan Presentasi "Menggugat Pemerintah Menuntut Hak Hidup Masyarakat Hukum Adat di Kalimantan Timur" oleh Forum Dayak Menggugat



Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi tentang Bahan Presentasi "Menggugat Pemerintah Menuntut Hak Hidup Masyarakat Hukum Adat di Kalimantan Timur" oleh Forum Dayak Menggugat yang pelaksanaannya dilaksanakan di Hotel Aston, Samarinda. Jika diantara kalian ingin memberikan masukan dan saran saya persilahkan dan saya ucapkan terimakasih.

Bahan Presentasi Asisten Gubernur Kaltim pada Acara FGD Mendesak Pengesahan Raperda Adat Kaltim di Samarinda



Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi tentang bahan materi dalam bentuk powerpoint dengan tema Peran Pemerintah Provinsi Dalam Memberikan Pengakuan Dan Perlindungan Terhdapa Masyarakat Adat Di Kaltim yang disampaikan oleh Asisten Pemerintah Sekda Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda pada tanggal 14 Agustus 2014, semoga dapat memberikan pengetahuan kepada teman-teman yang lain yang konsen terhadap hukum adat di Indonesia dan senang bisa berbagi dalam blog saya ini. Terimakasih

Kamis, 14 Agustus 2014

SAYA MENGIKUTI FGD MEMBERI RUANG BAGI MASYARAKAT ADAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR, 14 Agustus 2014

FGD DENGAN WAMENKUM HAM BAHAS RAPERDA HUKUM ADAT

SAMARINDA-Wakil Menteri Hukum dan HAM mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar LSM STABIL di hotel Aston Samarinda. Diskusi terkait dengan  masyarakat adat di Kaltim, pertanahan dan hukum pertanahannya. Wakil Menteri Hukum dan HAM Deny Indrayana mengatakan, semua pihak perlu mengikuti ketentuan yang sudah ada menyangkut soal masyarakat adat dan masalah pertanahan.

“Kita juga melakukan evaluasi terhadap Reperda tentang hukum adat di desa di Kaltim. Kalau pemerintah kota atau kabupaten tidak bergerak maka pemerintah provisilah yang bergerak. Dan jika provisi tidak bergerak maka yang harus turun tangan adalah pemerintah pusat. Begitu juga sebaliknya, jadi tidak saling menunggu,”tambahnya.

Diskusi menarik ketika beberapa peserta forum meminta perwakilan gubernur angkat bicara dan ikut membahas hal tersebut. Mengingat soal pertanahan di Kaltim yang sangat banyak ditunggangi kepentingan kelompok tertentu dan perseorangan. Sementara itu, Asisten satu Pemprov Kaltim Bidang Pemrintahan Fathur Rahman mengungkapkan bahwa, secara prinsip Pemprov Kaltim mendukung dengan terciptanya raperda tentang masyarakat adat, tetapi dia menjelaskan jika penetapan Raperda tersebut harus dikaji lebih mendalam. “Kami tidak ada masalah jika Raperda masyarakat adat disetujui, hanya saja perlu ada kajian tentang hal ini, terlebih dengan landasan hukum ditingkatan yang lebih tinggi,” imbuhnya. Dia juga menjelaskan jika saat ini DPR RI sedang membahas tentang aturan yang memayungi masyarakat adat, jadi dia berharap agar di daerah tidak tergesa-gesa untuk memberikan usulan kepada DPRD Kaltim untuk mengesahkan. “Ini merupakan ranah dari lembaga legislatif, tetapi kami akan bantu keinginan masyarakat adat, agar dapat terkoordinir usulan raperda tersebut, “ ungkapnya usai ditemui pada akhir FGD, kemarin (14/8). (ar614/top114)
Sumber : http://m.korankaltim.com/fgd-dengan-wamenkum-ham-bahas-raperda-hukum-adat/

Saya terlibat di dalam FGD
Memberi Ruang bagi Masyarakat
Adat Kaltim 2014
FGD Memberi Ruang Bagi Masyarakat Adat Kaltim dengan
Narasumber : Prof. Dr. Denny Indrayana (Wamenkumham)
pada tanggal 14 Agustus 2014

Prof. Dr. Denny Indrayana memberika penjelasan
berkaitan dengan tema FGD di Samarinda

Saya bersama peserta FGD di Samarinda 2014

Selasa, 12 Agustus 2014

Rapat di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 tahun 2014

Erika Siluq dengan seksama mengikuti
Rapat di Fakultas Hukum Untag 2014

Agenda rapat ini tentang Kurikulum FH Untag 2014

Para peserta rapat di Fakultas Hukum Untag
yang membahas tentang Kurikulum


Kontak

Jika ada yang ingin bertanya tentang kegiatan yang dilakukan oleh Erika Siluq silahkan hubungi kontak dibawah ini :




ERIKA SILUQ, SH., M.Kn
Hp     : 081392285444
Email : erika_notaris@yahoo.com
           erika_aktivisdayak@yahoo.com

Sabtu, 09 Agustus 2014

Policy Paper Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Dayak Provinsi Kaltim

Opini Saya tentang Moralitas dalam Kebenaran Hukum

Aksi Saya saat Turun ke Jalan tentang Pernyataan Pangdam Mulawarman

Erika SH MKn memberikan orasi pada saat Demo Damai
Saya saat orasi pada aksi damai
dan demo tentang penyataan yang
dikeluarkan oleh Pangdam Mulawarma

Erika SH MKn demo penyataan Pangdam Mulawarman
Situasi dan suasana pada saat Demo Pernyataan Pangdam

Opini saya tentang Keadilan bagi Kaum Minoritas di Indonesia yang berdasarkan Pancasila

Sikap dan Pernyataan saya Tentang Pernyataan Pangdam VI Mulawarman bahwa Tidak Ada Putra Daerah di pulau Kalimantan

Jumat, 08 Agustus 2014